CONSCIOUS LIVING DAILY LIFE SELF THOUGHTS

DESIGNING LIFESTYLE pt.1

Tahun 2009 lalu saya lulus dari jurusan arsitektur disalah satu kampus di Bandung. Setelah itu kerja di beberapa konsultan dan studio desain, arsitektur dan interior sampai tahun 2016. Selama kuliah dan kerja dulu, urusan saya tentu seputar ngedesain apartment/makam/kantor/hunian/resto/kafe klien, menuhin kebutuhan, keinginan dan nyesuain dengan karakteristik serta kemampuannya klien juga. 10 taun lebih belajar arsitektur dan berurusan dengan ngedesain proyek buat klien ternyata sering kali ngebuat saya lupa buat ngedesain diri saya sendiri.

From architect to lifestyle designer of my own life.

Ketika conscious life mulai dikenal di Indonesia, saya ngerasa perkenalannya di Indonesia agak terlalu dikotakkan dengan eco/sustainable living. Padahal menurut saya pribadi sih ga begitu. Kalau conscious diartikan sebagai “sadar”, maka mendesain diri sendiri dengan kesadaran juga menjadi bagian dari gaya hidup ini.

Pun, sebagai lulusan arsitektur, Bukan, bukan cuma hunian aja yang perlu didesain.
Buat saya, diri saya juga perlu didesain.

Supaya punya perencanaan yang tepat dan ga berantakan ditengah-tengah ngejalaninnya. Supaya lebih jelas lagi maksud dan tujuannya. Supaya bisa manfaatin waktu dengan lebih bijak. Supaya punya kehidupan yang lebih baik juga.

choices, chances, changes.
We create habits but our habits create us back.

Kalo ditanya apa tujuan besar hidup saya, mungkin jawabannya to live healthy and happily my own kinder kind of life. Saya ga suka mengotak-ngotakkan gaya hidup saya dengan lifestyle tertentu. Saya juga ga suka terjebak dalam stigma sosial bahwa hidup itu harus begini atau begitu. Karenanya saya harus bekelin diri saya ilmu yang cukup, nalar yang sehat, rasa ingin tau yang selalu haus, untuk bisa mendesain kehidupan yang pengen saya jalani.

Ngomongin soal hidup yang lebih baik, ada dua hal mendasar yang menurut saya paling penting yang bisa jadi engine saya ngelakuin banyak hal lain : sehat dan bahagia.

Nah, kita bahas satu2 dikit yaa :

HAPPINESS

Tentu ada banyaaak sekali cara ngedapetin, mengolah dan merawat kebahagiaan. Setiap orang juga bisa jadi punya cara yang berbeda. Tapi konsentrasi utama saya di blogpost ini bukan tentang how to-nya. Saya mau berbagi sudut pandang tentang kebahagiaan itu sendiri.

Buat saya pribadi, kebahagiaan sederhananya adalah mental state of well-being created by positive and good emotion. Teorinya sih kita sebagai manusia sebetulnya punya kemampuan (walaupun ga selalu) untuk membuat/mengatur/mendesain keadaan pikiran (state of mind). Jadi kalau berdasarkan teori itu, sebetulnya kita bisa membentuk kebahagiaan kita masing-masing (yang tentu saja kenyataannya ga semudah teorinya yaa hehe)

But what is a state of mind: a state of mind is a temporary psychological state, the emotional and intellectual content of our mind at a precise moment.

Pada dasarnya whats going on on our mind is a mix of emotions and thoughts. Hal ini dibentuk oleh bagaimana kita mengolah perasaan internal kita, yang dimana merupakan bentuk aksi-reaksi yang ada di kehidupan external kita. Dalam berbagai macam kondisi dan situasi, dengan berbagai macam orang, lokasi, perasaan dll.

A state of mind can be created by external factors that have influence in our life, but most importantly a state of mind can be created by ourselves.

Sementara behaviour kita merupakan hasil dari bagaimana kita mengerti, memahami dan mengolah hal-hal diatas.

Eh tapi semoga ga salah kaprah yaa, menurutku good mental health isn’t about being happy all the time. Let ourself feel our emotions. Seriously!! It’s ok to feel our feelings. Justru dengan semakin sering mencerna rasa yang sejujurnya dialami, semakin mudah pula untuk berkenalan dengan diri sendiri. Dan semakin kenal dengan diri sendiri, proses untuk mencari kebahagiaan umumnya akan semakin mudah.

“The more you know who you are, and what you want, the less you let things upset you.” – Lost in Translation

Kenapa ngomongin ini panjang lebar?

Karena pada dasarnya tipe manusia berbeda-beda. Ada yang happy go lucky, mudah sekali merasa bahagia, ada yang kompleks, ada yang sering sekali sulit merasa bahagia, ada yang butuh latihan-latihan ringan untuk akhirnya bisa berkenalan dengan rasa bahagia dll. Dan untuk orang-orang dengan tipe yang sulit ini,. Jalan keluarnya ga hanya selalu soal bersyukur dan beribadah seperti yang sering diobral oleh banyak orang. Rasanya sekali-sekali perlu juga mengenal lebih jauh tentang definisi kebahagiaan ini secara general, kenalan dengan emosi (tanpa harus mengotak-ngotakan yang negatif dan positif), kenalan dengan pikiran dan lain sebagainya.

Apa hubungannya sama designing lifestyle?

Soalnya menurut saya sehat dan bahagia adalah 2 tujuan utama orang-orang pada umumnya. Dan sebelum mendesain dan berfikir bagaimana cara memperoleh ya ada baiknya kita ejawantahin dan pahami dulu esensinya.

HEALTHY : harmonisation between our mind, body, soul and spirit.

The way you think, the way you behave, the way you eat, can influence your life by 30 to 50 years.” —Deepak Chopra

Contohnya : jika tubuh (body) itu digambarkan sebagai pc yang artinya bersifat mekanis, maka otaknya (mind) adalah IC yang berisi software, sementara jiwanya (soul) adalah batere atau sumber tenaga listrik yang bisa menggerakkannya. Artinya setiap aspek punya fungsi masing2 dan ga bisa berdiri sendiri.

Singkatnya mungkin soul ini berfungsi merumuskan visi misi hidup, mind ini bikin action plan, cari cara dan memberi perintah via otak, sementara badan atau raga yang mengerjakan semuanya.

Problem nowadays :
Soul atau nurani sering kali dilupakan, mind (logika) ambil alih fungsi nurani. Lalu pada eksekusinya raga ga betul-betuk diperhatikan kondisnya, sehingga ga bisa sepenuhnya jalani perintah pikiran (mind). Misalnya masih harus kerja tapi badannya ngehang. Atau harus aktivitas tapi kalah sama nafsu tidur dll.
Sebelum belajar banyak tentang hal ini, saya mau ngaku dulu, kalo beberapa taun yang lalu, saya hampir sepenuhnya menjalani hidup diatas nafsu saya sendiri yang ga jelas arah tujuannya hehehe.

Padahal Buat saya pribadi, kesehatan dan kebahagiaan ga bisa dinilai dan ga bisa dibentuk hanya dengan rajin olahraga atau pola makan sehat atau keliatan bahagia di sosial media terus dll tapi tentang keseimbangan semua aspeknya.

Wellness is harmonisation between mind, body, soul and spirit.

ps : etapi khusus soal spirit ga bakal saya bahas dulu yaa,. soalnya masih ngerasa kurang ilmunya buat cerita soal ini hehe,. nanti kapan-kapan kalo memang mampu akan aku update yaaa.

Menurutku ada banyaak sekali hal-hal sederhana yang bisa kita aplikasiin in daily basis untuk ngejaga keseimbangan 3 hal ini demi tercapainya kesehatan dan kebahagiaan yang mendasar.

Beberapa hal yang saya lakuin dikeseharian adalah :

MIND : (mental, pikiran, nafsu etc)
“Your body hears everything your mind says.” — Naomi Judd
– Consciously designing lifestyle- Define my own purpose
– Designing habit and set the routine / rituals
– Meditate
– Clearing up my space
– Breathe well
– Get more financially prepare/planing
– when we need : always ask for some help, etc

BODY : tubuh, raga, jasad, physical

– Pola tidur/istirahat : get quality sleep at 10pm-5am.
– Pola makan : stay hydrated, sebisa mungkin tanpa pewarna, perasa, pemanis,pengawet. batasan gula, batasan gluten, batasan dairy, batasan daging merah dan putih.
– Pola aktivitas : Pelajari waktu aktivitas yang tepat untuk tubuh saya
– Pola olahraga : 30 minutes/a day , 3-5 days a week, ease muscle tension, etc.

Nah kalo ngomongin cara jaga keseimbangan tubuh, salah satu yang saya terapin adalah pelajari tentang body clock. Ada banyak dasar yang bisa dipake buat pelajarin body clock, salah satunya circadian rhythms. A circadian rhythms is a natural, internal process that regulates the sleep-wake cycle and repeats roughly every 24 hours. Lengkapnya nanti kapan-kapan saya bahas di part2nya blogpost ini yaa hehe.

SOUL : bathin, suksma, kesadaran etc
“The soul always knows what to do to heal itself. The challenge is to silence the mind.” — Caroline Myss
– Be kind to your heart
– Discover our faith
– Discover inner peace
– When i need : take hiatus from social media
– When i need : say no (or yes) more often
– Build our own nest
– Listen to “Living Well is the Best Revenge” by REM (or my fave song)
– Be good to yourself and Find the good in others.

Hal-hal yang saya tulis diatas tentu sifatnya personal banget. Setiap orang ga harus sama dan ga harus dibandingin. Simply karena karakter dan tujuannya juga bisa jadi sangat berbeda.

Akhir kata, blogpost ini emang sengaja ditulis buat bridging dulu supaya ga langsung tiba-tiba loncat kegimana caranya tapi kepemahamannya dulu, yang dimana dijabarin sama saya yang sebenernya ga paham-paham banget juga hahhaha

Kalau temen-temen punya komentar atau perspektif lain mau diskusi dll,. Kita ngobrol di kolom komen bawah yaaaa.

Thankyou loh udah dibaca panjang lebar hehe.

35 thoughts on “DESIGNING LIFESTYLE pt.1”

  1. Can not wait for the next part kak. Btw kurang panjaang, aku menanti tulisan kak atit yang lebih panjang lagi hehe. Semangat yaa, terima kasih karena telah berbagi :)))

  2. Tahun kemarin mulai mencoba hidup lebih conscious terinspirasi dari kak atiitt hehe walaupun masih pelan-pelan dan menyesuaikan dengan kondisi mahasiswa😅 tapi terima kasih banyak ya kak atas sharing2nya karna menginspirasi aku buat tau lebih dalam tentang diri sendiri dan apa yang aku mau dalam hidupp😊 sehat2 kak atiitt

    1. Uang bukan satu-satunya variabel yang keluar di pembangunan rumah jadi ga bisa kujawab dengan singkat :). Semoga nanti bisa dishare dilain kesempatan ya devi, lalu semoga rencanamu untuk ngumpulin dan membangun rumah juga dilancarkan yaa

  3. Selalu suka tiap kamu membubuhkan kalimat:

    “Hal-hal yang saya tulis diatas tentu sifatnya personal banget. Setiap orang ga harus sama dan ga harus dibandingin. Simply karena karakter dan tujuannya juga bisa jadi sangat berbeda.”

    karena sebagai pembaca, aku pun, perlu diingetin kalo yang ditulis emang sangat personal dan customized sesuai preferensi penulis. Kadang kan aku suka latah, apa-apa pengin diturutin semua.

    Makasih udah berbagi, ini penting banget sihh Tiit gagasanmu <3

  4. Hai kak atit, cuma mau bilang terimakasih untuk tulisannya, selalu suka dengan tulisan kakak karena membuka wawasan dan mudah dipahami. Semoga sehat selalu kak untuk bisa selalu menginspirasi kami ♥️

  5. Halo Atiit salam kenal ya, selama ini aku kira rumus sehat dan bahagia cuma murni dari pikiran positif dan rasa syukur, ternyata sama Atiit dibahas lebih rinci dan detail. Thanks for sharing Atiit, dtunggu part 2 nya 🙂

    1. haihai yudhitya.. hehe iya sih bisa jadi rumusnya cuma 2 itu,. tapi pas aku pelajari dan kucoba diejawantahin lagi ternyata turunannya ada banyak jugaaa hehehe,. btw,. sama-sama yaaa,. soon pt.2nya akan kutulis yaaa

  6. Salam kenal kak, terimakasih sudah menginspirasi saya. jadi ingin lebih mengenal lebih dalam tentang conscious dan belajar perlahan menerapkan huhu. semoga bisa belajar banyak dari kak atiit, selalu menunggu tulisan-tulisan selanjutnya 😍

  7. Di aku, faktor eksternal ngaruh banget buat mencapai kebahagiaan. Dan itu membuat kebahagiaanku masih tergantung sama gimana responnya orang lain ke aku. Tapi sekarang jadi mulai belajar bahwa aku gapapa kalo orang lain ga suka/punya persepsi lain atas apa yang aku lakukan. Setiap orang punya standart pencapaian atas kebahagiaannya masing-masing. Belajar tiap hari buat lebih mengenal diri sendiri, memberi ruang untuk merasakan emosi diri 🙂
    Terimakasih mba atiit. Ditunggu Designing Lifestyle pt. 2 nyaaa :))

  8. Selalu suka sama tulisan kak atiit yang ringan tapi bermutu, ditunggu part selanjutnya dan tulisan-tulisan yang lain ya kakk, luvs.

  9. Halo ka Atit.. salam kenal yaa, aku visitor baru blog ka atit krn suatu waktu pernah random nyari ttg seni hidup minimalis & dg izin Allah aku ditemuin & diarahin ke blog ka Atit ini hihi. Bagus bgtt ka tulisan2nya, seru, & bikin enjoy bacanya. Mdh2an bisa terus sharing yaa ka, terima kasih ka Atit 🙂

  10. wah menarik kak, sekalian dapat ilmu biar bisa menyederhanakan segalanya termasuk pakaian. btw sesuka itu sama style kk, boleh tau kalau beli celana yg lebar dan rok2 gitu dimana kak? Terimakasih sebelumnya

  11. Kak Atiit, terima kasih sudah menginspirasi untuk lifestyle yg sehat dan bahagia menurut diri kita. Mau tanya, Kak. Waktu mulai pola hidup seperti ini apa aja tantangannya, Kak? Dan bagaimana caranya membuat pola ini konsisten?

    Makasih, Kak

Leave a Reply to suci Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *