TRAVELLING

#3 JEJU TRIP – cafe hopping seogwipo area

Sejujurnya, saya bukan penggemar kafe-kafean dan ga pernah denger tentang seogwipo sebelumnya. Jadi intensi cari-cari kafe di jeju ini sifatnya iseng-iseng seneng-seneng saja hehe.

Seogwipo (dibaca : sagwipho) ini kota terbesar kedua di jeju, posisinya dibagian selatan pulau. Butuh waktu sekitar 2-3,5 jam untuk naik bus dari pusat kota tempat saya nginep ke daerah ini. Etapi jangan khawatir, begitu sampe, rasanya bener-bener dibayar lunas sama udara dan suasana disana. The atmosphere here is similar to other Korean seaside towns – old building, old motels and old businesses. Tapi dibeberapa bagian ada banyak sekali kebun jeruk, bunga, buah dan sayur yang menarik banget untuk diliat.

Eh ya, sebagai catatan, 2 kafe yang saya ceritain dibawah ini posisinya bukan di kota seogwipo yaa tapi bagian pedesaannya. Jaraknya pake bus mungkin masih sekitar 40 menit dari kota. Nah area rural seogwipo ini, menurutku bukan area yang ramah didatengin bareng sama anak2 yang senang lari-lari kesana kemari dan belum bisa diajak bekerjasama menurutku. Karena area pedestrian disini menyatu sama jalan mobil dan hanya dibatasin sama garis jalan saja dan mobil2 atau bus yang lewat nyetirnya kenceng banget dan agak rusuh hehe.

Soboridangro 222 (소보리당로 222)

Address : 222 Soboridang-ro, Seogwipo
Business Hours : 11am – 7 pm
Day Off : Monday and Tuesday
Price range : Less than 11k Won
https://www.instagram.com/my.lumar/

Posisinya agak masuk kalau dari jalan besar (but the whole town is small enough for people to walk across easily). Sayangnya lokasi kafe ini ga tersedia di gmaps. Jadi kalau ada yang tertarik kesini bisa lihat postinganku di instagram ini dan dicari dari location tag itu yaa.

Pertama nemu bangunannya keliatan standout karena ini satu-satunya rumah yang ga ada pager depan. Rasanya manis banget ngeliat rumah kaya gini di antah berantah ditengah kebun-kebun.

Begitu masuk,,,waaaaa mamaa makin manis lagi rasanyaa!!

Bukan tipe kafe yang trying hard untuk keliatan cakep dimataku. Sebaliknya seolah-olah malah effortless banget, kaya udah cakep dari sananya aja gitu hahaha.
Kalau harus dijelasin pake kata-kata, mungkin keywordnya adalah shooting, calm, dry flower, candle and lace everywhere.

Ordered a cup of pumpkin ice for me and their speciality coffee for riza and we literally watched the world go by. The place was filled with everyone speaking a foreign language that we didn’t understand at all and I secretly enjoyed the feeling of that.

Objektifnya memang bukan kafe penghasil minuman yang luar biasa enak. Rasanya cukup saja kalau buatku. Tapi rasa minuman dan makanan bukan satu-satunya point yang bisa dinikmati disini kok, masih banyak variabel yang nyenengin seperti suasana, aroma, mood, dll yang ngebuat tempat ini worth to visit versiku.

Notes :
Children or pets are permitted.
– Kalau lagi period, pastiin kalian sudah ganti atau dalam keadaan “aman”. Soalnya disini ada banyak sofa dari lace putih. Dan kalau kebagian duduk disitu menurutku bisa sangat insecure kalo kita lagi period hehe.
– Sama kaya kafe-kafe lucu di korea, disini juga ga jual makanan asin dan makanan berat. Tapi jangan khawatir, jalan kaki sekitar 45 menit dari sini ada gs25 kok haha.

 

Vols Kafé

Address : 554-2, Hoesu-dong, Seogwipo-si, Jeju-do
Phone number : 070-7779-1981
Business Hours : 10 am – 7 pm
Day Off : Wed
Price range : Less than 10k Won
https://instagram.com/volsproduction_official/

Vols kafe ini lokasinya ada di pinggir jalan besar tapi satu area dengan perkebunan jeruk. Kita bisa liat kebunnya dari jendela dalem kafe, boleh juga duduk-duduk atau jalan-jalan di area luar kalau cuacanya memungkinkan.

It’s a large (not so) white building in the middle of an nowhere. The cafe is on the first floor and a bakery is on the second floor. Waktu saya dateng kesana, bakerynya lagi tutup, jadi cuma bisa masuk ke kafenya aja. Kalau harus dibandingin sama soboridangro 222 yang lebih cenderung manis dan kalem, kafe ini lebih youth rasanya.

Ada banyak banget pilihan kue, roti dan minuman yang ditawarin, tapi dari semua yang saya coba rasanya semuanya terlalu manis untuk tastebud saya. Jadi ga ada menu yang bisa saya rekomendasiin disini. Naah tapii, terlalu manis bukan berarti ga enak loh yaaa :).

Selain kue dan roti,. Si Vols kafe ini juga kayanya semacam artisan deh. Tuduhan ini saya sebutkan karena ada banyak produk-produk DIY kaya scent candles, essential oils, natural perfume, dll yang mereka jual disini dengan brand “vols” juga.

Sebetulnya ada lumayan banyak tempat makan dan kafe yang pengen didatengin selama di seogwipo ini, tapi sayangnya waktu ya ga cukup. Semoga lain kali ada kesempatan balik lagi kesiniiii, aku pengen ubek-ubek semua tempat rasanyaaa!!! Hahahahaa.

2 thoughts on “#3 JEJU TRIP – cafe hopping seogwipo area”

    1. Hai Shannee,

      Aku sama ija cuma bawa mirrorless aja 1. biasanya ija yang foto kalo ga males, aku lebih sering ngambil foto pake hp aja hehe. Sisanya lebih banyak nikmatin waktu 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *